Di halaman ini

Enam Tahun Ngoding dan Lahirnya ParkirProjek

Menceritakan tentang ParkirProjek, website yang aku buat ketika sedang punya waktu luang.

Wed Jul 29 2026

The ParkirProjek logo on a dark background with a pink glow.

ParkirProjek

Hi, internet! Aku ingin memperkenalkan sebuah website yang aku buat ketika sedang punya waktu luang, yaitu ParkirProjek.

ParkirProjek adalah sebuah website/platform untuk memarkirkan projek kalian di internet. Saat ini ParkirProjek bisa memarkirkan static site, dan toko online. Jadi, mungkin tugas sekolah, kuliah, atau bahkan landing page untuk klien kalian, yang biasanya hanya HTML, CSS, dan simple JavaScript, bisa kalian parkirkan di sini. Jika kalian punya usaha, toko, atau produk yang ingin kalian pamerkan ke internet, bisa pakai toko online ParkirProjek. Cukup upload nama produk, beserta gambarnya.

Semua berawal ketika aku ingin mencoba freelance. Aku sudah menjadi Software Engineer selama kurang lebih 6 tahun, berfokus di Backend, sulit untuk menunjukkan keahlian, yang mana orang biasanya membuktikannya lewat portofolio.

Sebenarnya ada beberapa website/app yang pernah kubuat yang bisa aku kategorikan sebagai portofolio, selain website/app dari perusahaan tempat aku bekerja.

Portofolio yang pernah kubuat

VIM (Vtuber Indo Monitor)

VIM adalah website yang fokus untuk memonitor vtuber-vtuber yg ada di Indonesia, baik yg beragensi maupun independen, agar ada satu wadah yg bisa mengekspos semua vtuber yg ada di Indonesia.

— Dikutip dari github repo VIM.

COVID-19, kalian masih ingat masa-masa itu? Apa yang kalian lakukan untuk menghabiskan waktu luang? Kalau aku tentu saja menonton oshi-oshi-ku.

Definition — Oshi (推し)

Derived from the verb osu (to push/recommend). In modern Japanese slang, it refers to a person, character, or entity that you actively support, promote, and admire — the Japanese equivalent of having a ‘bias’ or ‘ultimate favorite,’ with a significantly deeper layer of financial and emotional commitment.

japaphrase.com

oshi-oshi-ku”, betul sekali, ada banyak oshi yang aku dukung waktu itu. Yang masih aku ingat: Pekora, Aqua, Subaru, Korone, Matsuri, Miko – sambil liatin message di Discord di tahun 2020.

Pesan Discord tahun 2020
Bruh, sangat cringe sekali.

Jadi, saat itu ada satu website (https://hololive.jetri.co/) buatan dragonjet untuk menonton stream vtuber lebih dari satu. Dulu vtuber sering banget collab atau stream di waktu yang sama. Jadi kalau kalian punya lebih dari satu oshi (pasti), kalian akan nonton yang mana? Betul sekali, semuanya.

Website buatan dragonjet saat itu fokus ke grup-grup vtuber Jepang, dan yang berbahasa Inggris. Aku melihat kesempatan untuk buat website yg serupa tapi untuk grup-grup vtuber berbahasa Indonesia. Jadilah VIM.

Homepage VIM
Homepage VIM saat masih aktif
Livestream Page VIM
Halaman menonton Livestream VIM saat masih aktif

kbbi.js

Versi pertama kbbi.js
Versi pertama kbbi.js

KBBI Daring antarmuka teks ditulis dengan Javascript

— Dikutip dari github repo kbbi.js.

Ini projek pertama saat belajar bagaimana caranya web scraping bekerja. Web scraping itu kata lain dari mengambil data/informasi dari sebuah website. Yang orang biasa lakukan ketika ingin mengambil data dari sebuah website, ya langsung aja select text dan lakukan copy-paste.

Nah, web scraping itu dilakukan secara otomatis pakai script/programming language.

Web scraping is an automated method to extract large amounts of data from websites. This data, usually in HTML format, is converted into structured formats like spreadsheets or databases for further use.

geeksforgeeks.org

Jujurly, saat itu aku merasa hal yg aku lakukan ini illegal, karena memang ini “grey area” di dunia digital. Jadi, aku coba cari apakah ada orang lain yg pernah membuat hal serupa. Ketemulah aku dengan kbbi-python. Aku merasa lega, dan lanjut develop kbbi.js.

Karena pada saat itu aku sedang develop sebuah Discord bot (karena penasaran dan sepertinya keren), jadi Discord bot itu punya fitur pertama yaitu mencari kata dari KBBI.

Discord bot KBBI
Versi akhir kbbi.js

Shoutout Tool

Shoutout Tool
Versi awal Shoutout Tool

Pada suatu waktu, aku pernah menjadi streamer di sebuah website bernama Twitch. Di sana ada sebuah tradisi di mana jika seorang streamer mengunjungi stream kamu, maka kamu harus shoutout mereka.

Cara seorang streamer meng-shoutout adalah dengan mengirimkan pesan di chat yang berisi kata-kata yang relevan dengan streamer tersebut. Ada beberapa streamer yang sudah punya bot untuk meng-shoutout secara otomatis, namun harus di-trigger dengan sebuah command yang sudah mereka atur, biasanya !so.

Biasanya sih, kalau km seorang streamer besar, bakal ada mod yg melakukannya untuk km. Tapi, ya, nggak semua streamer punya mod.

Melihat fenomena ini, aku merasa ada sesuatu yg perlu diatasi. Jadi, bayangkan km sedang bermain game, kemudian ada seorang streamer yang mengunjungi stream kamu dan km tidak punya mod. Yang km lakukan:

  • Melihat chat
  • Menyapa streamer tersebut
  • Alt+Tab
  • Ketik pesan !so @usernamestreamer
  • Enter

Ribet!

Shoutout Tool yg aku buat ini untuk aku yg merasa hal-hal yg repetitif adalah hal yg harus di-automation.

Tapi, bang, sama aja nggak sih km juga perlu Alt+Tab trus pencet tombol yg ada di web.

Awalnya juga aku merasa begitu, sih. Terus, aku develop, deh, fitur untuk auto kirim pesan !so ke chat, dan juga bisa custom.

Salah satu fitur yg paling aku suka adalah mencatat orang-orang yg sudah mampir ke stream.

Shoutout Tool - Attendance
Diambil dari salah satu clip dari streamku

Good old times.

Btw, website-nya masih aktif di Shoutout Tool.

Kenapa ParkirProjek

Sebelum memutuskan membuat ParkirProjek, sebenernya aku bisa aja taruh semua website-nya di adila.dev sebagai subdomain. Cuman, agak aneh aja nggak sih kalau ada website demo yg mau aku tunjukkan ke potensial klien, tapi domainnya adila.dev?

Selain itu, setelah datang AI, banyak orang selain yg berprofesi sebagai Software Engineer, dengan mudahnya membuat sebuah website. Apa kalian pernah melihat sebuah meme yg kurang lebih seperti ini?

Guys, aku baru saja membuat sebuah website dengan menggunakan Claude.
Alamatnya di sini: localhost:3000

Penasaran, aku jadi ingin mencoba membuat platform untuk hosting website.

Gimana, sih, cara Vercel hosting website?”
“Gimana, sih, cara Netlify hosting website?

Terbuatlah ParkirProjek dengan bantuan AI.

Kost Sugeng Rawuh

Kost Sugeng Rawuh
Website pertama di ParkirProjek

Kost Sugeng Rawuh jadi website pertama yg aku parkir di ParkirProjek. Landing page satu halaman simpel untuk iklanin kost temen.

Isikulkas

Isikulkas
Website kedua di ParkirProjek

Isikulkas jadi website kedua yg aku parkir di ParkirProjek. Ini aku bereksperimen dengan PWA dan ternyata bisa. Jadi, asalkan website kamu nggak perlu hosting server, hanya HTML, CSS, dan JavaScript, kamu bisa parkir di ParkirProjek.

Penutup

Yah, begitulah. Agak sedikit personal dan nostalgia, ya. Aku harap ParkirProjek bisa jadi platform hosting website yang menarik untuk para developers.